November 22, 2019

Jean-Baptiste yang terlibat dalam novel adalah pendeta, Madam Gaillard,

Jean-Baptiste Grenouille adalah tokoh utama
dalam novel Pefume yang ditulis oleh Patrick Suskind. Tokoh Grenouille adalah
tokoh dinamis karena seiring cerita berjalan, Grenouille yang dulu hanya
seorang budak yang disuruh-suruh kini menjadi seorang pembunuh atau bisa juga
disebut sebagai psikopat. Tokoh dinamis adalah tokoh cerita yang mengalami
perubahan dan perkembangan perwatakan, sejalan dengan perkembangan peristiwa
dan plot yang dikisahkan. Teknik pelukisan tokoh yang digunakan adalah teknik
analitis. Tokoh Grenouille dihadirkan oleh pengarang secara langsung dan tidak
berbelit-belit. “Saat dewasa tubuhnya
tidak besar ataupun kuat. Buruk rupa memang, tapi tidak sedemikian buruknya
sampai mampu membuat orang menjerit ketakutan.” (Perfume, 49)

Ia tidak mempunyai bau badan sejak ia lahir
dan karena itu kemanapun ia pergi, ia tidak diketahui oleh orang-orang.
Walaupun tidak mempunyai bau badan, ia mempunyai indra penciuman yang sangat
tajam. Sejak lahir, ia menjalani hidup di jalur dendam dan kebencian. Ia pun
dibenci oleh semua anak-anak di panti asuhan Madam Gaillard karena ia dianggap
aneh dan tidak mempunyai bau badan. “Perasaan
terganggu dan tak nyaman berada dekat Grenouille semata-mata hadir karena tak
bisa mencium bau badannya. Untuk itu mereka takut dan jeri.” (Perfume, 47).
Semua orang mengabaikan keberadaannya. Keahliannya membuat parfum membuat ia
menjadi terobsesi hingga ia merencanakan pembunuhan 25 orang gadis perawan
untuk di ambil aroma tubuhnya untuk dijadikan parfum yang sempurna untuk
dirinya sendiri agar ia bisa disukai dan dianggap dengan manusia-manusia di
sekitarnya kemana pun ia pergi. Keanehannya tidak mempunyai bau badan juga
telah membantunya melakukan rencananya dengan rapih dan tanpa diketahui oleh
siapapun.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Tokoh-tokoh lain yang terlibat dalam novel
adalah pendeta, Madam Gaillard, Grimal, Baldini, Marquis de la Taillade, Madam
Arnulfi dan Richis. Mereka adalah tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam kehidupan
Grenouille. Ketika Grenouille lahir, ibunya mencoba membunuhnya tetapi gagal
dan petugas polisi memutuskan untuk menyerahkan Grenouille kepada seorang
pendeta dan selanjutnya ia dititipkan kepada ibu susu. “Dan karena suasana hati pada hari sebelumnya sedang baik dan kotak
amal gereja belum kering, mereka tidak mengirim si bayi ke Rouen dan malah
memanjakannya atas tanggungan biara. Pada titik ini ia diserahkan ke seorang
ibu susu.” (Perfume, 19). Setelah itu, ia dititipkan di panti asuhan Madam
Gaillard karena tidak ada ibu susu yang ingin mengurusnya. Ketika Grenouille
sudah beranjak depan tahun, ia dijual oleh Madam Gaillard kepada Grimal,
seorang penyamak kulit untuk dijadikan budak.

x

Hi!
I'm Allison!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out