November 21, 2019

Dewasa online yang merupakan dampak dari kemajuan teknologi. Banyak

            Dewasa ini, masyarakat Indonesia
tengah hangat memperdebatkan eksistensi transportasi online yang merupakan
dampak dari kemajuan teknologi. Banyak pihak yang mendukung adanya transportasi
online karena memudahkan mobilitas mereka dari satu tempat ke tempat lain dalam
kehidupan sehari-hari, namun ada juga pihak yang menolak dan tidak menyetujui
keberadaan transportasi online karena alasan-alasan tertentu. Keberadaan
transportasi online sendiri memiliki dampak positif dan negatif bagi masyarakat
jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Apa saja dampak positif dan
negatif transportasi online bagi masyarakat? Apakah dengan adanya transportasi
online dapat mempermudah mobilitas dan memenuhi kebutuhan masyarakat atau
justru sebaliknya?

Di
era yang serba canggih seperti sekarang, kebutuhan manusia seperti alat
transportasi umum untuk memudahkan mobilitas mereka dapat terpenuhi dengan
mudah karena adanya transportasi online. Ada banyak aplikasi yang menyediakan
jasa layanan transportasi online seperti Go-Jek, Grab, Uber, dan berbagai
aplikasi lain yang dapat dengan mudah diakses melalui smartphone yang menggunakan internet sebagai mediatornya.
Transportasi online atau yang lebih populer dengan sebutan ojek online ini
sangat diminati oleh masyarakat yang paham akan teknologi, terutama anak muda.
Selain cara memesannya yang mudah dan cepat, ojek online juga memasang harga
yang terjangkau dan ramah di dompet jika dibandingkan dengan ojek konvensional
pada umumnya. Dilihat dari sudut pandang penyedia layanan jasa ojek online,
keberadaan aplikasi ojek online merupakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat
dan bisa mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Selain itu, pendapatan driver ojek online lebih besar dan lebih
menggiurkan dibandingkan pendapatan sopir ojek konvensional. Seperti salah satu
driver ojek online Grab Bike,
Rudianto, yang berpenghasilan mencapai hampir Rp 23 juta dalam sebulan.1

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Didukung
dengan teknologi yang semakin maju, keamanan dan kepuasan pengguna ojek online
jauh lebih terjamin. Adanya fitur lokasi atau GPS membuat driver ojek online dapat dengan mudah melacak lokasi penumpang dan
mengantarnya ke tujuan. Disamping itu, keamanan penumpang lebih terjamin karena
lokasi atau GPS yang tertera pada ponselnya terlacak secara otomatis melalui
perusahaan ojek online yang berada di pusat, sehingga jika terjadi tindak
kejahatan dan hal yang tidak diinginkan bisa dengan segera diatasi. Aplikasi
ojek online terkadang juga memberikan promo berupa diskon atau potongan harga
bagi penumpang, bahkan ada juga yang gratis. Hal ini tentunya membuat ojek
online mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat karena pelayanannya yang
profesional dan sangat mengutamakan kepuasan konsumen.

Jika
dilihat dari sudut pandang yang berbeda, ojek online juga mempunyai dampak
negatif bagi masyarakat. Para sopir ojek konvensional merasa sangat dirugikan atas
keberadaan ojek online yang kini menjamur di kota-kota besar di Indonesia.
Bagaimana tidak, mereka pastinya merasa tersaingi dan jauh lebih tertinggal,
apalagi mayoritas masyarakat yang tinggal di perkotaan lebih memilih ojek
online sebagai alat transportasi umum. Para sopir ojek konvensional terancam
kehilangan pekerjaannya, eksistensi mereka semakin tergerus oleh teknologi yang
semakin maju. Mereka menuntut pemerintah untuk berbuat adil dan menyelesaikan
polemik transportasi online dengan alasan belum adanya hukum dan Undang-Undang
yang mengatur dengan jelas mengenai izin beroperasinya transportasi online. Tak
hanya sopir ojek konvensional yang berunjuk rasa atas ketidak setujuannya
mengenai keberadaan ojek online, para sopir angkutan umum seperti taksi,
metromini, dan bus pun turut serta dalam aksi ini. Seperti yang terjadi di
Balikpapan pada hari Rabu, 11 oktober 2017 dimana ribuan sopir taksi dan
angkutan umum berunjuk rasa menuntut ditutupnya operasi dan aplikasi
transportasi online dengan melakukan orasi di depan kantor DPRD Balikpapan yang
menutup separuh jalan sehingga menyebabkan kemacetan dan terganggunya kegiatan
transportasi masyarakat sekitar.2 Akibat aksi unjuk rasa
tersebut, pemerintah melakukan penghentian sementara operasi transportasi
online di Balikpapan.

Dikeluarkannya
peraturan baru tentang transportasi online yang tertuang dalam Peraturan
Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan
Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang efektif
berlaku pada 1 November 2017 ini merupakan tanggapan nyata pemerintah mengenai polemik
antara moda transportasi berbasis online dan konvensional agar tidak terjadi
kekosongan hukum. 3
Dalam peraturan tersebut, Kemenhub tidak berpihak pada siapapun dan
mengharapkan moda transportasi berbasis online dan konvensional bisa saling
bersinergi dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang transportasi.
Dengan adanya kesetaraan bagi semua pihak, pemerintah berharap tidak akan
terjadi monopoli yang dilakukan suatu perusahaan. 4

Eksistensi
transportasi online lebih mengarah pada terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang
semakin hari semakin meningkat dan berkembangnya pola pikir masyarakat untuk
memanfaatkan teknologi yang ada. Dengan hal ini, bukan berarti transportasi
konvensional tidak dibutuhkan lagi. Transportasi konvensional tetap dibutuhkan
masyarakat, namun akan lebih baik jika kualitas dan akses transportasi
konvensional ditingkatkan dan diperbaiki sesuai dengan perkembangan zaman. Jika
kita bisa memanfaatkan teknologi yang ada untuk memenuhi kebutuhan dalam hidup,
maka mengapa tidak?

x

Hi!
I'm Allison!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out